Dari Pekerja untuk Masyarakat: SP PLN NTT Antarkan Sembako Langsung ke Posko Pengungsian Ngada dan Nagekeo
FLORES, Bidik NTT — Sebagai wujud kepedulian dan solidaritas terhadap warga terdampak bencana alam di Nusa Tenggara Timur (NTT), Serikat Pekerja PT PLN (Persero) Se-Indonesia melalui Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) SP PLN UIW NTT menyalurkan 100 paket bantuan sembako dan kebutuhan dasar. Bantuan tanggap darurat ini didistribusikan langsung ke titik-titik pengungsian di Kabupaten Ngada dan Kabupaten Nagekeo pada Kamis (20/08).
Penyaluran logistik berfokus pada tiga titik lokasi terdampak cukup parah, yakni:
* Posko Masjid Al-Arqam (Desa Tado Tengah, Kecamatan Riung, Ngada): Diserahkan sebanyak 22 paket sembako kepada Imam Masjid Al-Arqam, Sulaiman Subih (62), untuk warga pemukiman sekitar yang mengalami kerusakan dinding rumah.
* Posko Dusun Tadho Dua (Desa Tado Tengah, Kecamatan Riung, Ngada): Diserahkan sebanyak 33 paket sembako kepada Kepala Dusun Tadho Dua, Andi Sergawi (46), guna disalurkan ke posko pengungsian.
* Kelurahan Nangaroro (Kecamatan Nangaroro, Nagekeo): Diserahkan sebanyak 45 paket sembako kepada Lurah Nangaroro, Aleksius Jata (56). Di lokasi ini, tercatat 1.191 jiwa dari total 2.560 jiwa warga terdampak, dengan kondisi kerusakan mencakup 57 rumah rusak berat, 74 rusak sedang, serta 177 rusak ringan yang kini tersebar di 21 posko pengungsian tingkat RT.
General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) NTT, F. Eko Sulistiyono, menegaskan bahwa insan PLN akan selalu hadir mendampingi masyarakat, tidak hanya dalam memastikan keandalan pasokan listrik tetapi juga dalam aksi kemanusiaan.
"Kami dari keluarga besar PLN turut merasakan duka dan prihatin yang mendalam atas musibah yang menimpa saudara-saudara kita di Ngada dan Nagekeo. Bantuan ini adalah komitmen nyata bahwa PLN hadir bersama masyarakat di masa-masa sulit. Semoga bantuan sembako ini dapat meringankan beban pemenuhan kebutuhan pokok sehari-hari di lokasi pengungsian," ujar F. Eko Sulistiyono.
Ketua DPD Serikat Pekerja PLN UIW NTT, Bernilius Ria, menambahkan bahwa aksi ini merupakan hasil penggalangan kepedulian dari para pekerja PLN dari seluruh Indonesia yang tergerak melihat kondisi di lapangan.
"Bantuan ini merupakan wujud empati dan solidaritas dari seluruh pegiat Serikat Pekerja PLN Se-Indonesia. Kami berharap uluran tangan ini bermanfaat dan memberikan kekuatan moril serta semangat gotong royong bagi warga untuk segera bangkit dari masa tanggap darurat," ungkap Bernilius Ria.
Apresiasi mendalam disampaikan oleh Kepala Dusun Tadho Dua, Andi Sergawi, atas perhatian dan respons cepat dari Serikat Pekerja PLN.
"Terima kasih banyak atas kepedulian Serikat Pekerja PLN yang telah menyalurkan bantuan makanan dan minuman bagi kami di posko pengungsian. Bantuan ini sangat berarti bagi warga yang sedang bertahan di tengah situasi darurat ini," tutur Andi.
Penyaluran tahap awal ini diharapkan dapat mempercepat pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak, sekaligus menguatkan sinergi antara PLN, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam melewati masa pemulihan pascalintas bencana di Pulau Flores. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Related Articles