Pasca-Commissioning Test, PLN Edukasi Warga Desa Biting Sambut Listrik Desa dan Layanan Digital Resmi
MANGGARAI TIMUR, Bidik NTT – Menyusul suksesnya pembangunan jaringan kelistrikan dan tahap uji coba fungsi (commissioning test) pada Juni 2026, PT PLN (Persero) kini melangkah ke tahap penyiapan masyarakat. Menjelang resmi beroperasinya akses Listrik Desa (Lisdes), PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Ruteng memberikan edukasi layanan kelistrikan resmi kepada warga Desa Biting, Kabupaten Manggarai Timur, Selasa (08/09/2026).
Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional (HPN) ini merupakan komitmen berkelanjutan PLN. Setelah memastikan infrastruktur fisik dan jaringan listrik siap secara teknis serta memenuhi standar keselamatan, PLN membekali masyarakat agar tidak hanya siap menikmati aliran listrik, tetapi juga memahami prosedur layanan kelistrikan secara resmi, transparan, aman, dan mandiri.
Dalam edukasi ini, PLN memperkenalkan aplikasi PLN Mobile sebagai kanal resmi layanan kelistrikan. PLN juga mengimbau masyarakat untuk menghindari penggunaan jasa perantara (calo) atau pihak tidak bertanggung jawab dalam pengurusan sambungan baru maupun layanan kelistrikan lainnya.
Manager PLN ULP Ruteng, R. M. Ridwan, menyampaikan bahwa edukasi kepada masyarakat merupakan tahapan krusial setelah seluruh rangkaian pekerjaan konstruksi dan commissioning test selesai dilaksanakan.
“Setelah pembangunan jaringan dan commissioning test berhasil dituntaskan pada Juni lalu, infrastruktur kelistrikan di Desa Biting siap beroperasi secara aman. Namun, pelayanan kami tidak berhenti pada kesiapan teknis semata. Melalui semangat Hari Pelanggan Nasional, kami ingin memastikan warga Desa Biting mendapatkan informasi yang benar sejak awal, menjadi pelanggan yang cerdas, dan selalu menggunakan kanal resmi,” ujar Ridwan.
Dalam kesempatan tersebut, Ridwan memperagakan langsung berbagai fitur aplikasi PLN Mobile. Ia menjelaskan bahwa warga dapat mengakses berbagai layanan tanpa perlu bantuan pihak ketiga.
“Melalui aplikasi PLN Mobile, masyarakat dapat langsung mengajukan pasang baru, tambah daya, hingga melaporkan gangguan kelistrikan. Semua proses tercatat dalam sistem secara real-time, sehingga masyarakat dapat memantau progresnya secara transparan langsung dari ponsel,” jelasnya.
Selain literasi digital, PLN memberikan edukasi terkait Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Ketenagalistrikan. Karena jaringan kelistrikan telah melewati uji kelaikan, PLN mengingatkan warga untuk turut menjaga standar keselamatan instalasi di dalam rumah.
Warga diimbau menggunakan material instalasi listrik yang ber-Standar Nasional Indonesia (SNI) serta memastikan pemasangan dilakukan oleh Lembaga Inspeksi Teknik (LIT) atau tenaga kompeten bersertifikat. Warga juga ditegaskan untuk tidak melakukan penyambungan liar atau perbaikan jaringan secara mandiri yang berpotensi membahayakan keselamatan jiwa dan mengganggu keandalan sistem.
“Listrik membawa banyak manfaat dan membuka peluang pertumbuhan ekonomi. Namun, keselamatan tetap menjadi prioritas utama. Kami mengajak warga memahami batas aman penggunaan listrik dan segera melapor melalui PLN Mobile jika menemukan kondisi jaringan yang membahayakan,” tambah Ridwan.
Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur, F. Eko Sulistyono, menegaskan bahwa hadirnya listrik di Desa Biting merupakan bukti nyata komitmen PLN dalam mewujudkan keadilan energi hingga ke pelosok desa.
“Tuntasnya pembangunan jaringan serta keberhasilan commissioning test pada Juni 2026 lalu adalah fondasi utama kami dalam menghadirkan keadilan energi di Nusa Tenggara Timur. Keberhasilan menghadirkan listrik tidak hanya diukur dari menyalanya lampu, tetapi juga dari kemudahan, keamanan, dan kualitas pelayanan yang diterima masyarakat,” tegas Eko.
Langkah PLN ini mendapat apresiasi hangat dari pemerintah dan warga setempat. Kepala Desa Biting, Mustaram, memuji respons cepat dan keterbukaan PLN sejak tahap pembangunan fisik hingga sosialisasi.
“Kami sangat berterima kasih. Setelah melihat pembangunan jaringan dan pengujian fasilitas berjalan lancar beberapa bulan lalu, kini warga kami dibekali pengetahuan mengenai cara mengurus layanan listrik secara benar dan resmi. Dengan adanya edukasi PLN Mobile ini, masyarakat paham jalur pelayanan PLN dan terhindar dari potensi penipuan. Pemerintah desa siap mendukung penuh penggunaan jalur resmi ini,” tutur Mustaram.
Dengan selesainya seluruh tahapan fisik, pengujian sistem, dan pembekalan masyarakat, PLN berharap warga Desa Biting dapat menyambut hadirnya listrik dengan kesiapan matang, serta memanfaatkan energi listrik secara bijak untuk mendukung aktivitas harian, pendidikan, maupun perekonomian desa. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Related Articles