Gerak Cepat Pascagempa, Tim Gabungan PLN Pastikan Keandalan Gardu Induk Ruteng Demi Kenyamanan Warga Flores

Terkini 24 Aug 2026 07:53 3 min read 5 views By Admin

Share berita ini

Gerak Cepat Pascagempa, Tim Gabungan PLN Pastikan Keandalan Gardu Induk Ruteng Demi Kenyamanan Warga Flores
Gerak Cepat PLN, Jaga Listrik Flores Tetap Andal

Ket. Foto: Petugas teknis PLN melakukan pemeriksaan pada salah satu komponen peralatan di Gardu Induk Ruteng dengan menerapkan prosedur keselamatan dan kesehatan kerja (K3) secara ketat dalam proses pemulihan pascagempa.

Ruteng, Bidik NTT – Guna memastikan pasokan listrik tetap aman dan stabil pascagempa, PT PLN (Persero) menerjunkan tim gabungan untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh pada Trafo Distribusi #1 di Gardu Induk (GI) Ruteng, Kabupaten Manggarai. Langkah sigap ini diambil guna mengantisipasi pergeseran posisi trafo akibat guncangan gempa bumi, sekaligus menjamin keamanan infrastruktur sebelum kembali menyalurkan listrik ke rumah warga. Kegiatan ini dilakukan pada Rabu (19/08)

Aksi tanggap ini melibatkan kolaborasi PLN Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Kupang melalui Unit Layanan Transmisi dan Gardu Induk (ULTG) Flores Barat, yang didukung langsung oleh tim Bantuan Kerja Operasional (BKO) PLN Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengaturan Beban (UIP3B) Sulawesi.

Agus Latief, Koordinator Lapangan BKO dari PLN UIP3B Sulawesi sekaligus Asisten Manager Konstruksi Penyaluran PLN UPT Makassar, membagikan kesannya saat bertugas di lokasi penanganan.

"Bisa turun langsung membantu saudara-saudara kita di Flores adalah sebuah panggilan kebanggaan bagi kami. Kami fokus memastikan seluruh sistem kelistrikan pulih sepenuhnya agar masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan tenang dan aman," tutur Agus.

Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur (UIW NTT), F. Eko Sulistyono, menegaskan bahwa audit teknis ini merupakan bentuk komitmen PLN dalam mengedepankan keselamatan publik di atas segalanya.

"Listrik yang mengalir ke rumah warga tidak hanya harus menyala, tetapi juga wajib dipastikan aman secara standar teknis. Pascagempa, sekecil apa pun perubahan posisi atau kondisi fisik aset harus kita evaluasi secara mendalam sebelum dioperasikan penuh," terang Eko.

Eko menambahkan, kecepatan proses pemulihan di lapangan tidak lepas dari solidnya kolaborasi antarunit PLN. Sinergi lintas wilayah ini menjadi kunci utama dalam merespons kondisi darurat secara terukur.

Dalam pelaksanaannya, tim teknis memeriksa seluruh komponen kunci pada Bay Trafo, mulai dari Pemutus Tenaga (PMT), Current Transformer (CT), hingga sistem proteksi dan grounding. Pengujian ketat juga mencakup pengukuran tahanan isolasi, pengujian minyak trafo, hingga metode Sweep Frequency Response Analysis (SFRA) untuk menguji struktur bagian dalam trafo yang tak kasat mata.

Manager PLN ULTG Flores Barat, Reza Bagus Nugrahardiyono, menyebutkan bahwa seluruh tahapan kerja berpatokan penuh pada Prosedur Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

"Setiap data dari hasil pengujian menjadi penentu langkah kami selanjutnya. Kami memastikan proses pemberian tegangan kembali (energize) dilakukan secara bertahap dan terpantau ketat, mulai dari simulasi tanpa beban hingga pemindaian suhu dengan thermovision," jelas Reza.

Melalui kerja keras dan pengawasan ketat ini, PLN berkomitmen untuk terus menjaga nyala listrik di Flores tetap aman, andal, dan siap mendukung aktivitas seluruh lapisan masyarakat pascabencana. (*)

Komentar (0)

Belum ada komentar.

BidikNTT