Jaga Keandalan Pasokan Listrik, PLN ULTG Kupang Lakukan Pemeliharaan Korektif di GI 150 kV Panaf

Terkini 05 Sep 2026 06:36 3 min read 32 views By Admin

Share berita ini

Jaga Keandalan Pasokan Listrik, PLN ULTG Kupang Lakukan Pemeliharaan Korektif di GI 150 kV Panaf
Komitmen Bergerak, Pastikan Listrik Panaf Tetap Andal

Ket. Foto: Tim Pemeliharaan Gardu Induk PLN ULTG Kupang melaksanakan pekerjaan korektif berupa pembersihan isolator Capacitive Voltage Transformer (CVT) pada Bay Bolok 1 dan Bay Bolok 2 di GI 150 kV Panaf, Selasa (1/9). Pekerjaan dilakukan dengan mengedepankan prosedur Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) guna menjaga keandalan aset transmisi.


Kupang, Bidik NTT — Dalam rangka menjaga keandalan sistem kelistrikan di pulau Timor ,PT PLN (Persero) melalui Unit Layanan Transmisi dan Gardu Induk (ULTG) Kupang bergerak cepat melaksanakan pekerjaan pemeliharaan korektif pada Gardu Induk (GI) 150 kV Panaf, Selasa (01/09).

Langkah ini berfokus pada pembersihan isolator Capacitive Voltage Transformer (CVT) di Bay Bolok 1 dan Bay Bolok 2 guna menjaga kontinuitas dan keandalan penyaluran tenaga listrik kepada masyarakat.

Pekerjaan pemeliharaan korektif ini dilakukan sebagai respons aktif terhadap hasil temuan lapangan. Penanganan mendesak ini bertujuan untuk mengembalikan fungsi isolator CVT ke kondisi optimal, sekaligus mencegah potensi gangguan pada sistem transmisi listrik di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pelaksanaan pemeliharaan dilaksanaan oleh Tim Pemeliharaan Gardu Induk (HARGI) ULTG Kupang dengan menerapkan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) secara ketat. Sebelum terjun ke lapangan, seluruh personel mengikuti Safety Briefing, menyiapkan Alat Pelindung Diri (APD) dan peralatan kerja lengkap, serta memastikan seluruh prosedur pengamanan tegangan terpenuhi.

Secara teknis, pemeliharaan di Bay Bolok 1 diawali dengan pembebasan tegangan, pengaturan selektor lokal, pengecekan tegangan, pemasangan grounding lokal pada CVT arah Lightning Arrester (LA), hingga mengunci sistem mekanik (lock mekanik) pada DS 1 dan DS 2. Setelah area kerja dipastikan aman (zero energy), pembersihan isolator CVT dilakukan secara menyeluruh.

Usai pembersihan, tim melanjutkan ke tahap final check, merapikan peralatan, melepas lock mekanik dan grounding, mengembalikan selektor ke posisi remote, serta melakukan pemberian tegangan kembali (re-energizing). Prosedur pengamanan dan pemeliharaan ketat serupa juga diterapkan pada Bay Bolok 2 hingga seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan briefing evaluasi.

Manager PLN ULTG Kupang, Patricko Valentino Radjah, menegaskan bahwa pemeliharaan korektif ini merupakan wujud respons cepat PLN dalam menjaga keandalan aset transmisi.
“Pekerjaan korektif ini adalah komitmen kami untuk langsung menindaklanjuti setiap dinamika peralatan di lapangan. Kami memastikan setiap proses berjalan sesuai Standard Operating Procedure (SOP) dengan menempatkan K3, ketelitian, dan kualitas pekerjaan sebagai prioritas utama,” ujar Patricko.

Ia menambahkan, PLN ULTG Kupang konsisten menerapkan budaya pemeliharaan yang responsif dan terencana. “Setiap indikasi pada peralatan harus ditangani secara presisi agar tidak berkembang menjadi gangguan sistem. Dengan disiplin eksekusi, kami berupaya menjaga keandalan transmisi secara berkelanjutan,” tambahnya.

Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur (UIW NTT), F. Eko Sulistyono, menyampaikan bahwa keandalan sistem kelistrikan sangat bergantung pada konsistensi pemeliharaan aset.
“Sistem kelistrikan yang andal dibangun dari kesiapan seluruh elemen aset dan ketepatan penanganan di lapangan. Pekerjaan korektif ini menjadi bukti nyata kesiapsiagaan PLN untuk memastikan penyaluran tenaga listrik kepada masyarakat berlangsung aman, andal, dan tanpa hambatan,” kata Eko.

Eko juga menegaskan pentingnya penguatan budaya keselamatan dan keterandalan dalam setiap operasional PLN di NTT.
“Kami terus mendorong seluruh insan PLN untuk bekerja disiplin dan responsif. Dengan pemeliharaan konsisten dan penerapan K3 yang ketat, PLN berkomitmen mendukung produktivitas masyarakat serta pertumbuhan ekonomi di Nusa Tenggara Timur,” tutup Eko.

Melalui upaya pemeliharaan berkelanjutan di GI 150 kV Panaf, PLN ULTG Kupang optimis dapat terus menghadirkan layanan kelistrikan yang berkualitas dan aman bagi seluruh pelanggan. (*)

Komentar (0)

Belum ada komentar.

BidikNTT